BERUNTUNG. Tersangka Tamrin warga Desa Babat Kecamatan STL Ulu Terawas ini termasuk beruntung berhasiil diamanakan aparat Polsek Purwodadi, kegagalannya mencuri motor dapat membuatnya tewas karena diamuk massa. foto: IST
in ,

Curi Motor Petani, Warga Babat Terawas Diamuk Massa 

MUSIRAWAS, Silmed.id – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Pepatah ini sepertinya tepat ditujukan kepada Tamrin alias Tekirin alias Alamsyah (38) Desa Babat Kecamatan STL Ulu Terawas. Sebab misi mencuri motor milik Suwandi (35) warga Desa R Rejosari Kecamatan Purwodadi gagal total. Tak pelak kegagalan itu membuat dirinya harus merasakan hantaman dan bogem warga yang berhasil menangkapnya.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro melalui Kapolsek Purwodadi, Iptu Deni Hendrawan membenarkan telah mengamankan tersangka dari amukan massa yang terlanjur emosi atas perbuatan tersangka.

“Sekitar pukul 09.30 WIB, Senin (19/08/2019), kami mendapatkan ada maling yang ditangkap massa. Kami pun segera menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan tersangka dan membawanya ke Puskesmas O Mangunharjo untuk mendapatkan perawatan akibat luka yang dialaminya akibat dari amuk massa,” ungkap Iptu Deni Hendrawan kepada awak media, Selasa (20/8/2019).

Dijelaskan Kapolsek, peristiwa keroyok masa ini bermula saat Suwandi dan sejumlah rekannya hendak menanam padi. Namun sebelum itu, mereka harus mencabut bibit padi yang ada di lokasi penyemaian di Dusun II Desa R Rejosari.  Sepeda motor yang mereka kendarai diparkirkan tanah lapang tak jauh dari penyemaian bibit padi.

Rupanya Sepeda motor jenis Yamaha Jupiter Z Warna Biru List Putih milik Suwandi yang terparkir ditanah lapang itu menyita perhatian Tamrin dan dua pelaku lainnya.

Tak jelas secara pasti bagaimana cara pelaku melakukan aksinya pencurian ini, singkatnya sepeda motor bernopol BG 4022 GI itu berhasil dikuasai para pelaku.

Pada saat yang sama, Kuswanto rekan korban yang sama-sama mencabut bibit padi melihat sepeda motor milik Suwandi kendarai oleh orang yang tak mereka kenal. Spontan saja, teriakan “maling,maling,maling,” terlontar dari mulut Kuswanto kemudian disambung oleh warga lainnya hingga saling bersahut-sahutan.

“Saat ini bagi petani di seputaran Desa R Rejosari adalah musim tanam. Sehingga banyak warga yang berada di sawah untuk bergotong royong menanam padi,” kata Kapolsek.

Warga yang mendengar teriakan Kuswanto langsung memburu Tamrin dan dua rekannya itu dari segala penjuru. Diduga panik, salah seorang pelaku menjatuhkan sepeda motor hasil curian yang baru saja dikuasai beberapa menit itu kemudian kabur, menyelamatkan diri masing-masing.

Tak lama berselang, para petani itu berhasil memperoleh ‘buruannya’. Tamrin tertangkap. Sementara dua pelaku lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Warga yang terlanjur kesal itu memukuli tersangka hingga menjadi bulan-bulanan warga. Tamrin sedikitnya, dihadiahi luka robek di bagian kepala.

“Tersangka berikut barang bukti yakni satu unit sepeda motor merk yamaha Jupiter Z beat warna biru list putih dengan nopol BG 4022 GI diamankan petugas. Tersangka melanggar tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan  sebagaimana pada pasal 363 KUHPidana,” jelas Iptu Deni Hendrawan.

PENULIS: Sutrisnak
EDITOR: Dodi Chandra

SMAN 3 Lubuklinggau Dilempari Batu

Gegara Galian Lubang WC, Bapak-Anak Keroyok Tetangga Hingga Tewas