in

Curi Motor Guru, Tarmizi Terpaksa Dipelor

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Tarmizi (37) warga Jalan Patimura RT 04 Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I terpaksa dipelor oleh petugas yang menangkapnya.

Hal ini sebagaimana yang disampaikan Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Lubuklinggau Timur, AKP Diaz Oktora, Selasa (07/01/2019).

“Tersangka terpaksa kami lumpuhkan karena melawan petugas dan berusaha melarikan diri saat diminta menunjukkan TKP,” kata Kapolsek.

Diceritakan Kapolsek, tersangka merupakan spesialis pencuri motor yang terparkir di halaman Masjid.

Karena dari laporan polisi yang diterima Polsek Timur, yakni LP/B-202/X/2019, tanggal 26 Oktober 2019 di halaman Masjid Al Hidayah dengan korban Muhammad Sarpani (30) warga Jalan Ibadah RT 01 Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, saat korban tengah menunaikan ibadah Sholat Isya berjamaah.

“Selanjutnya LP/B-223/XII/2019, tanggal 06 Desember 2019, dengan TKP juga di halaman Masjid, tepatnya di Masjid Al Jihad Kelurahan Nikan Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur I,” kata Kapolsek.

Saat beraksi, Tarmizi ditemani rekannya Chandra Effendi alias Chen (sudah tertangkap) menuju ke arah Watervang. Sesampainya di TKP Masjid Al Hidayah tersangka langsung turun dari sepeda motor dan merusak kunci motor milik korban yang di parkir menggunakan kunci T.

“Setelah motor korban bisa dinyalakan, kemudian motor tersebut di bawa ke Desa Muara Megang, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musirawas lalu dijual seharga Rp 2 juta.

“Dari hasil penjualan tersebut, masing-masing mendapatkan Rp 1 juta. Dimana dari pengakuan tersangka uang iti sudah dihabiskannya untuk membeli narkoba dan rokok,” terang Kapolsek.

Selanjutnya pihak Polsek Lubuklinggau Timut melakukan ppengintaia sehingga diketahui keberadaan tersangka. Dibawah pimpinan Ipda Farizal bersama beberapa personil melakukan penggerebekan dan penangkapan.

“Setelah dilakukan penangkapan dan saat pengembangan ke TKP tersangka mencoba melawan dan melarikan diri, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur pada kaki sebelah kiri,” terang Kapolsek.

Dari pengembangan serta pemeriksaan, diketahui bahwa tersangka juga telah melakukan pencurian sepeda motor di beberapa TKP di wilayah Lubuklinggau, antara lain jalan Mengkudu di kost-kostan di Kelurahan Taba Jemekeh mengambil motor honda beat.

Di jalan Pioner Kelurahan Majapahit mengambil motor Revo,  di masjid di Kelurahan Megang sepeda motor Revo. Jalan Pembangunan Kelurahan Air Kuti motor Supra Fit. Kemudian di teras rumah di Kelurahan Megang  motor Honda Revo.

“Lalu di Masjid Al Mujahirin Watervang mengambil motor Mio dan terakhir di Perumahan Nikan Jaya mengambil,” sambungnya.

Kapolsek melanjutkan saat ini pihaknya melakukan pencarian barang bukti berupa kunci T serta sepeda motor milik korban.

“Atas perbuatannya, tersangka kita kenakan pasal 363 KUHPidana,” tutup Kapolsek.

PENULIS : Aulia Azan Siddiq

Korban Memet Kembali Bertambah

Kecebur Dalam Parit Gajah PT PHML, Pelajar SD Pelawe Tewas