Camat Sukakarya, M Setiawan seusai membuka bursa inovasi desa di gedung serbaguna Desa Ciptodadi, Kecamatan Sukakarya, Jum'at (30/08/2019). Foto : Trisna Silmed
in

Camat Minta Bumdes Cari Cara Untuk Memasarkan Produk

MUSIRAWAS, Silmed.id – Pembukaan Bursa Inovasi Desa Cluster IV yang diikuti lima Kecamatan, diantaranya Sukakarya, BTS Ulu, Tuah Negeri, Muara Kelingi dan Muara Lakitan, pada Jum’at (30/8/2019) dibuka langsung oleh M Setiawan.

Acara yang dilaksanakan di Gedung serbaguna di desa Ciptodadi I, Kecamatan Sukakarya dihadiri oleh Sekertaris Camat Sukakarya, M Furok, perwakilan Kepolisian Musi Rawas, Danposramil, Kepala Desa, Ketua BPD serta tokoh masyarakat dari lima Kecamatan.

Dalam sambutannya Camat Sukakarya, M Setiawan mengatakan bahwa melalui Bursa Inovasi Desa tentunya dapat memicu sekaligus memacu desa-desa lain untuk melakukan hal yang sama dalam menggali potensi yang ada, guna menciptakan inovasi-inovasi desa yang dapat bermanfaat bagi masyarakat desa dan kemajuan desa itu sendiri.

“Hal terpenting dari pelaksanaan bursa inovasi desa adalah dengan adanya keberlanjutan dari hasil inovasi yang diperoleh untuk diterapkan dalam masyarakat desa, sehingga kegiatan seperti ini dapat menghasilkan output positif bagi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa,” kata M Setiawan.

Selain itu, sambung M Setiawan ia meminta agar inovasi yang ada saat ini agar dijaga dan dikembangkan.

“Saya harap bukan hanya seremonial saja, karena kebanyakan manajemen Bumdes belum siap untuk mengembangkan dan memasarkan inovasi yang sudah ada. Banyak hasil inovasi yang tidak bisa dipasarkan oleh Bumdes,”tegas Camat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Musi Rawas, Ahmadi Zulkarnain melalui Kepala Bidang (Kabid) pengembangan kawasan pedesaan dan inovasi desa, Eko Supriadi
mengatakan tujuan agar kita dapat meningkatkan kualitas dana desa yang sudah dikucurkan, sehingga dapat meningkatkan masyarakat desa, untuk pelayanan kesehatan dan pendidikan.

“Harapan saya semoga semua kades yang hadir disini bisa mencontoh inovasi dari desa lain. Karena dengan inovasi semacam ini bisa menjadi cikal bakal penyusunan anggaran belanja desa untuk tahun depan,”ungkapnya.

Dirinya menambahkan, bahwasanya kepala desa boleh menggunakan dana desa untuk mengembangkan objek wisata di desa untuk kepentingan masyarakat.

PENULIS : Sutrisnak
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Ratusan Peserta Ikuti Pameran dan Lomba Bonsai di Musi Rawas

Pasar Ikan Simpang Periuk Sepi Pembeli