Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan, saat mengkukuhkan relawan Lantak. Foto Dedi Silmed.
in

Bupati Kukuhkan 1.110 Relawan Lantak

MUSIRAWAS,Silmed.id – 1.110 Laskar Anti Narkoba (Lantak) se-Kabupaten Musi Rawas (Mura) dikukuhkan oleh Bupati Musi Rawas. Acara pengukuhan dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati, Senin (25/11/2019).

“ Anggota Lantak merupakan pahlawan masa kini Kabupaten Mura dengan jumlah 1.110 peserta, yang mewakili 186 desa dan 13 kelurahan, saya merasa bahagia, inilah cara kita perang menghadapi peredaran narkoba. Selama ini kita perang mengatasi keimiskinan, hari ini kita bersama-sama berkumpul untuk malawan narkoba,”jelas Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan dalam sambutannya.

Menurutnya, dengan dikukuhkannya relawan Lantak ini, merupakan langkah awal untuk memerangi narkoba hingga ketingkat dusun dan rukun tetangga (RT). Kendati tidak semua orang akan bergerak hatihya untuk membantu, namun 1.110 anggota Lantak akan menjadi pahlawan masa kini.

“Dengan niat yang tulus dan ikhlas, jika ada saudara kita yang sudah terlanjur menggunakan narkoba. Inilah tugas kita untuk kembali mengajak kembali ke jalan yang benar,” jelasnya.

Menurut Bupati, narkoba merupakan cara negara lain untuk kembali mengusai negara ini dengan merusak para generasi bangsa. Untuk itu, jangan diberikan kesempatan.

“Saya yakin jika kita bersama dan bergerak bersama-sama, maka kita mampu mempertahankan perjuangan ini. Narkoba adalah musuh bersama,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Musi Rawas, Hendra Amoer mengatakan, relawan Lantak akan menjadi relawan anti narkoba dan agen Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di desa, kelurahan bahkan ke tingkat dusun dan RT.

“Agen ini yang dihimpun dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Sehingga diharapkan bisa memberikan adukasi kepada masyarakat bahwa narkoba itu tidak baik, dan mampu membasmi dalam artian memberikan edukasi kepada masyarakat,” kata Hendra Amoer.

Ditambahkannya, Lantak berdiri dibawah naungan Badan Narkotika Nasional (BNNK) Musi Rawas. Sedangkan untuk struktur, bertindak sebagai pembina Bupati dan pelindung unsur forkomopinda dan ketua tingkat kecamatan Kasi Sosial Kecamatan.

“Kedepan relawan ini diharapkan bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui posyandu dimasing-masing wilayhnya, dengan memberikan informasi tentang bahaya narkoba,” ujarnya.

Sementara itu, disinggung mengenai adanya komitmen bagi anggota Lantak sendiri untuk bersih dari narkoba. Maka ia mengakui, bahwa sejauh ini anggota Lantak ini baru diberikan sebatas pembekalan serta surat tugas dan buku saku sebagai modal awal.

“Kalau masalah tes urine untuk relawan Lantak ini belum dilakukan, karena kita keterbatasan anggaran. Intinya kita menghimbau agar relawan Lantak ini berkomitmen untuk tidak menggunakan dan menyalahgunakan narkoba jenis apapun,” tutupnya.

PENULIS : Dedi Ariyanto

Pembuatan SKCK Membludak, Perhari 70 Lembar Terbit

Pemkot Harapkan PGI-S Dukung Percepatan Pembangunan di Kota Lubuklinggau