Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono saat prees conference, terkait penangkapan tersangka HAN alias Gundul (Pakai Sebo) warga Jl Begawan Solo RT 09 Kelurahan Ulak Surung Kecamatan Lubuklinggau Utara II, karena diduga terlibat tindak pidana pembunuhan korban Erwin warga Kelurahan Kayu Ara, Jumat (20/09/2019). Foto Rio Silmed
in

Bunuh Erwin, Gundul Ditangkap di Sekolahan

LUBUKLINGGAU,Silmed.id – Terduga pelaku pembunuhan korban Erwin (19) warga Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I, diringkus petugas Sat Reskrim Polres Lubuklinggau saat sedang berada di sekolahan, Kamis (19/09/2019) sekitar pukul 12.30 WIB.

Tersangka berinisial HAN alias Gundul (15) warga Jl Begawan Solo RT 09 Kelurahan Ulak Surung Kecamatan Lubuklinggau Utara II, tersangka dalam melakukan tindak pidana pembunuhan bersama dua rekannya yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni IH alias Kancil dan IE alias Belando.

“Setelah melakukan penyelidikan, tim mendapat keterangan dari saksi, bahwa tersangka sedang berada disekolahnya. Mengetahui keterangan itu, tim langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka,” ungkap Kapolres AKBP Dwi Hartono saat rilis kepada awak Media.

Lanjut Kapolres, setelah dilakukan introgasi tersangka mengakui bahwa peran tersangka hanya sebagai pelaku pemukulan dibagian muka korban, untuk pelaku penusukan itu tersangka lainnya.
“Pelaku ada tiga tersangka berinisial IH alias Kancil dan perempuan berinisial IE alias Belando saat ini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO),” ujar Kapolres kepada wartawan.

Dijelaskan Kapolres, mungkin motifnya karena sakit hati, mareka hanya bermaksud ingin memberikan pelajaran, tetapi malah kebablasan salah satu pelaku melakukan penusukan.

Kronologis kejadian pada Rabu 18/9/2019 sekitar pukul 18.00 WIB, tersangka sedang duduk di Gedung Pasar Satelit, tak lama kemudian datang Kancil dan Belando, lalu Kancil menunjuk photo korban kepada tersangka Gundul, sambil mengatakan bahwa pacar Kancil memiliki masalah dengan korban.

Setelah mengetahui bahwa Kancil memiliki masalah dengan korban, lalu tersangka Gundul, Kancil dan Belando bergegas menuju Jalan Kenangan I Lama, sekitar pukul 20.30 WIB datang korban, selanjutnya Belando memberi kode, tersangka bersama Kancil mendekati korban, sehingga terjadilah pertengkaran mulut, Kancil langsung meninju korban, kemudian tersangka meninju muka kiri korban dan menarik kera baju korban, saat itu Kancil menusuk ulu hati korban menggunakan pisau.

“Korban terjatuh lalu tersangka dan Kancil melarikan diri ke arah sungai kelingi dan menuju ke rumah temannya,” ungkap kapolres

Atas perbuatannya, tersangka terancam pasal 170 ayat 2 ke 3e KUHpidana dengan ancaman hukuman selama 12 tahun penjara.

PENULIS : Rio Rivaldo
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Lantunan Azan Sambut Kedatangan Irjen Firli Bahuri

77 Bidan Mengikuti Pelatihan MU