Apriyanto alias Wahab alias Siska saat menunggu acara Konferensi Pers yang dilakukan di Halaman Polres Lubuklinggau, Rabu (28/08/2019). Foto : Bayu Silmed
in

Bukan Dengan Kapolres, Siska Justru “Takluk” Dengan Perwira Ini

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Saat pertama kali ditangkap oleh pihak kepolisian, Apriyanto alias Wahab alias Siska (32) tersangka sekaligus otak pembunuhan Muhammad Ipung Effendi (65) memberikan keterangan yang berbelit-belit hingga menyulitkan petugas.

“Tersangka ini berubah-ubah keterangannya, petugas masih bingung. Makanya kemarin (Selasa, 22/08/2019) kita belum sempat rilis karena masih belum pasti jawabannya. Kadang iya kadang tidak,” ungkap Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono kepada Silampari Media.

Kemudian dengan inisiatif, Wakapolres Lubuklinggau, Kompol Zulkarnain turun langsung melakukan interogasi kepada Siska.

“Nah saat pak Waka turun dan menginterogasi Siska, dia langsung mau dan mengakui semua perbuatannya bahkan langsung melakukan rekonstruksi saat itu juga dihadapan saya,” sambung Kapolres heran.

Sementara itu Kompol Zulkarnain menerangkan kepada wartawan tips dan trik sehingga Siska bisa langsung mengakui perbuatannya.

“Sebenarnya tidak langsung mengakui, kami buat dia nyaman dulu dengan kami. Saya puji popularitasnya, saya berikan dia makan malam, saya posisikan diri sebagai sahabat dan teman curhatnya sehingga dia mau terbuka dengan petugas,” ungkap Wakapolres.

Ia juga menerangkan bahwa perubahan pola pikir tersangka terhadap petugas menjadikan ia terbuka dan ingat semuanya.

“Jika secara psikologis ia nyaman dan tenang maka dia akan kooperatif. Terbukti dengan tersangka Siska ini, bahkan ia menangis saat menjelaskan kepada kami. Terbukti benar dia sudah tidak tertutup lagi” sambung Wakapolres.

Sejak waktu itu Siska mulai konsisten dengan jawaban-jawaban serta keterangan-keterangannya sehingga Press Release bisa segera dilakukan.

PENULIS : Bayu Pratama Sembiring
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Puluhan Kampung KB Dievaluasi

Ipung Membully, Siska Sakit Hati