Kepala BNN Musi Rawas, Hendra Amoer, saat menyematkan PIN kepada relawan anti narkoba. Foto Dedi Silmed.
in

BNN Bekali 30 Relawan Anti Narkoba

Hendra Amoer : Pencandu Narkoba Jangan Dikucilkan

MUSIRAWAS,Silmed.id – Sebanyak 30 orang terdiri dari guru konseling, penyuluh agama dan masyarakat. Mengikuti asistensi penguatan pembangunan berwawasan anti narkoba.

30 orang relawan anti narkoba tersebut, dibekali wawasan tentang penanganan pencandu narkoba dan penindakan terhadap pengedar narkoba.

“Tujuan dari acara ini untuk menekan angka penyalagunaan narkoba di bumi lan serasan seketenan,” kata Kepala BNN Musi Rawas Hendra Amoer, Rabu (4/12/2019).

Dijelaskannya, pin yang relawan gunakan tersebut, terintegrasi dengan BNN pusat. Artinya yang hadir pada hari ini adalah relawan BNN.

“Saya berharap relawan menjadi corong bagi BNN, dalam upaya penyelamatan generasi penerus bangsa dari ancaman narkoba,” ucap dia.

Lanjut dia, masalah narkoba adalah masalah serius, karena ini bentuk perang pada era moderen, kalau zaman dahulu orang perang mengunakan senjata, sekarang perangnya melawan narkoba.

“Banyak tidak sadar bahwa ini perang nyata, satu persatu warga kita jatuh terkena narkoba. Banyak warga beranggapan bahwa narkoba masalah individu, yang penting bukan anakku, bukan saudara ku. Artinya kepedulian masih sangat kecil,” ungkapnya.

Dirinya berharap, kedepan anggapan tersebut berubah, dengan sikap positif agresif terhadap lingkungan sekitar. Jika terus didiami maka penyalagunaan narkoba makin merajalela.

“Kalau bapak dan ibu takut, silakan hubungi kami dengan memberikan informasi,”paparnya.

Ia menjelaskan, tindakan hukum tidak akan selesai, buktinya masih banyak jaringan narkoba di Lapas, bukan mengskreditkan instansi, lihat saja di media.

“Dalam pemberantas narkoba harus seimbang, penawaran dan suplay, bandar harus kita tangkap, sedangkan pecandu adalah korban dan harus diobati jangan dibiarkan larut dalam narkoba, kenapa harus direhab, biar sembuh dan berfungsi sosial, kalau sudah sembuh maka tidak akan beli narkoba lagi,” harapnya.

Ditambah dia, pencandu narkoba jangan dikucilkan, karena dia sedang sakit, makanya jangan coba-coba mengunakan narkoba. Sebab jika sudah menjadi pencandu maka akan dikuasai oleh sifat jahat.

PENULIS : Dedi Ariyanto

Terdakwa Penganiaya Kades Hanya Divonis 2 Bulan

Konsumen Mengeluh, Susu Formula SGM Susah Didapat