Asisten II Lubuklinggau, Nobel Nawawi membuka Bimtek PPH Pangan, Kamis (26/9/2019). Foto : ist
in

Bimtek Analisa PPH Resmi Dibuka

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kota Lubuklinggau, H Nobel Nawawi membuka kegiatan Bimbingan Teknologi (Bimtek) Analisa Pola Pangan Harapan (PPH) Konsumsi Kota Lubuklinggau, di Hotel Burza, Kamis (26/09/2019).

Dalam sambutannya, ia mengungkapkan pengolahan pangan untuk konsumsi bukan hanya berpengaruh terhadap kesehatan dan kebutuhan gizi masyarakat. Namun lebih dari itu, pengolahan pola konsumsi yang benar dan memanfaatkan bahan pangan lokal, juga dapat mempengaruhi ekonomi keluarga.

Menurut Nobel, selain untuk pemenuhan kebutuhan gizi dan nutrisi, dengan pengolahan yang tepat, bahan pangan lokal juga dapat menjadi produk yang menghasilkan pemasukan tambahan bagi keluarga. Sayangnya, di tengah kemajuan zaman, banyak masyarakat yang lebih tergiur pada iklan makanan yang mahal dan bergengsi.

“Masyarakat kita lebih suka makan KFC dibanding tahu tempe, padahal kandungan gizinya sama saja. Lebih suka makan roti dibanding ubi kayu, padahal pengolahan ubi dengan kreatif justru dapat menambah pendapatan keluarga,” ujarnya.

Dalam bimtek yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kota Lubuklinggau tersebut, 72 Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) yang tersebar di delapan kecamatan di Lubuklinggau diharapkan mendapatkan ilmu pengembangan pola pangan konsumsi bagi masyarakat.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Heri Suryanto, Bimtek ini merupakan langkah awal dalam rangka analisa PPH Konsumsi 2019 di Kota Lubuklinggau.

Hadir sebagai narasumber dalam Bimtek tersebut, Dosen Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya serta Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel. (rilis)

Musdes Karya Teladan Tak Sesuai Perbup

Pemkab Mura Genjot Pembangunan Infrastruktur Jalan