Tim Pemkab Musi Rawas, saat melakukan verifikasi berkas balon Kades Jaya Bakti Kecamatan Tuah Negeri. Foto Dedi Silmed.
in

Berkas Dua Balon Kades Jaya Bakti Tidak Lengkap

MUSIRAWAS,Silmed.id – Setelah dilakukan verifikasi oleh tim Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Pemkab Mura), dua bakal calon (Balon) Kepala Desa (Kades) Jaya Bakti Kecamatan Tuah Negeri, berkasnya dinyatakan tidak lengkap.

“Untuk proses pemilihan kades pergantian antar waktu (PAW) Jaya Bakti Kecamatan Tuah Negeri, dua berkas balon kades tidak lengkap, sedangkan satu orang sudah lengkap,” jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ahmadi Zulkarnain melalui Kabid Pemdes Rian Pratama, kepada Silampari Media, Kamis (21/11/2019) diruang kerjanya.

Dijelaskannya, untuk pemilihan PAW Kades Jaya Bakti, ada tiga bakal calon yakni Feri Kurniawan, Darman dan Yusni Kumala Dewi. Untuk Feri Kurniawan dan Darman, berkasnya belum lengkap sedangkan berkas Yusni Kumala Dewi sudah lengkap.

“Untuk Feri, berkasnya masih kurang poto copi KTP dukungan dari masyarakat sebanyak 12 orang, sedang Darman kurang surat keterangan dari kepala sekolah, sebab nama orang tua di ijazah milik Darman tidak sama dengan ijazah lain,” paparnya.

Kedua balon kades yang belum lengkap, diberikan waktu selama tiga hari untuk segera dilengkapi.

“Jika keduanya sudah lengkap, maka panitia akan melanjutkan tahapan yakni penetapan hari pelaksanaan pemilihan, penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan penetapan calon,” ujarnya.

Ditambah dia, untuk proses pemilihan kades PAW menggunakan metode musyawarah keterwakilan, yakni adanya unsur masyarakat dan perwakilan dusun.

“Dalam verifikasi berkas balon kades, tim Pemkab Mura terdiri dari DPMD, Inspektorat, Kesbangpol, Disdik, RS Sobirin, bagian hukum dan kecamatan,”ungkapnya.

Ditempat yang sama, Kabid Politik Kesbangpol Musi Rawas Rizal Darmansyah mengatakan, pihaknya berkewenangan mengecek, apakah para balon terlibat partai politik dan organisasi terlarang.

“Kalau terlibat partai politik, maka harus mengundurkan diri terlebih dahulu,”pungkasnya.

PENULIS : Dedi Ariyanto

Samsung Rajai Penjualan Smart Phones Sepanjang 2019

16 Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual