DUKA-Tampak keluarga, kerabat dekat dan masyarakat yang hadir dikediaman rumah duka, Eli Heriana untuk berbela sungkawa. Kamis (3/10/2019) pukul 22.00 WIB
in

Begini Kondisi Rumah Duka, Penuturan Kerabat Eli Sebelum Meninggal Sempat Joget Tik Tok

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Pantauan dikediaman rumah Eli Heriana (51) warga Perumnas Lestari Rt. 05 Kelurahan Taba Lestari, Kamis (3/10) hingga pukul 22.00 WIB masih dibanjiri tangis duka.

Terlihat banyak tetangga, siswa siswi dan guru ditempat korban yang mengajar sebagai guru PNS bimbingan konseling SMPN 2 Lubuklinggau ini berdatangan untuk mengucapkan rasa duka serta menghibur pihak keluarga.

Sementara itu, suami korban, Ahmad Romza saat kejadian sedang tidak berada dirumah dikarenakan dinas luar kota sebagai PNS di Dinas Pemuda Olahraga Kabupaten Musi Rawas.

Kesaksian para kerabat, korban yang memiliki 4 orang anak, dua laki-laki dan dua perempuan ini juga dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul dan humoris.

“Ibu Eli ini orangnya sering humoris. Ramah serta baik. Terakhir kami ketemu ibu masih ngajar. Sebelumnya kami juga tidak ada firasat apa-apa karena keseharian korban seperti biasanya saja,” ungkap Irvan (35) seorang guru olahraga yang merupakan kerabat korban mengajar.

Sebelum meninggal, Irvan mengatakan korban malah sempat berjoget menggunakan aplikasi tik tok.

“Tadi setelah acara sosialisasi di sekolah masalah narkoba. Korban itu sempat ikut joget-joget tiktok,” tuturnya.

Hal yang sama juga dikatakan siswa korban kelas IX, Arroby Syarisman. Ia mengatakan bahwa gurunya tersebut sosok yang baik. Bahkan terakhir dirinya melihat korban melakukan joget tik tok.

“Tadi sempat aku jingok nian ibu tu ikut-ikut joget tik tok lagu ilir 7 yang viral itu nah,” kata dia.

Ditempat terpisah, Kepala SMPN 2 Lubuklinggau, Parman menyaksikan dalam keseharian korban sangat dekat terhadap siswa. Bahkan menjadi motivator.

“Kami merasa kehilangan sekali. Ibu Eli orangnya baik, dekat dengan anak-anak. Tidak ada pilih kasih kesemua orang,” ucapnya.

Saat ditanyai kronologis kematian korban, dirinya menjelaskan bahwa berdasarkan info yang ia dengar dari kerabat dan keluarga, korban meninggal setelah dijambret orang.

“Awalnya ibu Eli tu pulang dari acara pisah sambut pimpinan suaminya bekerja sore hari. Saat mau pulang, tas yang dipakai oleh ibu Eli ini ditarik orang. Mungkin ada sedikit perlawanan dari korban hingga sampai akhirnya jatuh dan kepala nya terbentur ke aspal,” penuturan pria ini.

Akibat benturan tersebutlah, ia melanjutkan kepala korban pecah serta mengeluarkan darah banyak yang menyebabkan kematian terhadap korban.

PENULIS: Jofan Saputra
EDITOR: Dodi Chandra

SIMAK SUASANA DI RUMAH DUKA dan PENUTURAN Kepala SMPN 2 Lubuklinggau, Parman 

Mengenaskan, Guru SMP Ini Tewas Diduga Dijambret Orang Tak Dikenal

Ini Kesimpulan Sementara Kepolisian, Terkait Tewasnya Eli Heriana Guru BK SMPN 2 Lubuklinggau