Kebakakaran yang terjadi di RT 05 Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Utara menghanguskan tiga petak ruko, Rabu *(17/7/2019). Foto : Aulia Azan Siddiq
in

Bayu Nyaris Tewas Akibat Kepungan Asap

*Dampak Dari Terbakarnya Tiga Ruko Mebel

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Tiga dari lima rumah toko (ruko) yang berada di Jalan Soekarno Hatta KM 11 RT 05 Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, ludes terbakar, Rabu (17/7/2019) sekitar pukul 04.50 WIB.
Tiga ruko yang terbakar merupakan lokasi perajin mebel jenis kursi, milik Bayu (49). Terbakarnya tiga ruko mebel tersebut sontak membuat heboh masyarakat.
Berdasarkan keterangan dari Bayu kobaran api diketahui berasal dari belakang ruko yang dijadikan korban sebagai tempat mengukir kayu sebelum dijadikan kursi, yang kemudian dengan cepat menjalar ke ruko.
Api dengan cepat membesar dikarenakan banyaknya bahan baku kayu di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Bahkan dibagian lengan Bayu terdapat luka bakar akibat mencoba memadamkan api.
“Luka bakar ini akibat saat saya mencoba mengambil APAR (Alam Pemadam Api Ringan) pertama yang berada di belakang ruko. Namun karena api yang sangat besar, saya mencoba kembali mengambil APAR yang disimpan di belakang pintu ruko. Pada saat itulah saya hampir mati, karena terjebak kepungan asap,” ungkap Bayu secara esklusif kepada Silampari Media.
Dirinya bersama tiga orang pekerja yang tinggal di ruko, berusaha menyelamatkan perabotan ke luar ruko agar tidak ikut dilalap api. Hanya Lemari pakaian milik Bayu tidak sempat diselamatkan berikut peralatan memasak yang letaknya berada di belakang ruko.Bayu kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Lubuklinggau pada pukul 05.20 WIB.

Petugas Damkar Lubuklinggau saat mencoba memadamkan api. Foto : Aulia Azan Siddiq

“Setelah menerima telepon adanya kebakaran kami langsung menuju lokasi dengan menggunakan enam unit mobil pemadam, terdiri dari dua yang besar jenis fuso dan empat yang kecil. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.00 WIB,” kata Danton Dinas Damkar, Zulkifli.
Zul sapaannya menlanjutkan bahwa peristiwa kebakaran yang dialami Bayu ini adalah yang ke dua kalinya.

“Kebakaran ini adalah yang ke dua, kejadian yang pertama terjadi bulan Agustus 2017 lalu,” ucapnya.

Menurut keterangan pekerja di ruko mebel tersebut, api diduga kuat berasal dari Mesin Selendang untuk mengukir kursi kayu. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 200 juta rupiah.
PENULIS : Aulia Azan Siddiq

Aparat Amankan Orang Gila Pembawa Sajam

Sudar Diamankan Polisi Akibat Tabrak Istri Siri