SIDANG – Saksi sedang diambil sumpah didalam persidangan di Pengadilan Negeri Lubuklinggau II A, Selasa (24/09/2019). Foto Jofan Silmed.
in

Batal Nikah, Pria Ini menyesal Mencuri Motor di Masjid

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Seorang residivis pencurian sepeda motor akhirnya tertunduk lesu di depan meja hijau persidangan di Pengadilan Negeri IIA Lubuklinggau, Selasa (24/9) pukul 10.00 WIB.

Terdakwa adalah Efriandy Saputra (24) warga Kelurahan Tapak Lebar Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Mirisnya, pelaku melakukan aksi nekat tersebut di halaman Masjid Al Taqwa di Desa F Trikoyo, Musi Rawas pada Sabtu (6/7).

Hal ini pun dibenerkan pelaku didepan ketua majelis hakim di persidangan yang diketuai oleh Reza.”Iyo pak, aku akui salah nian,” ungkap laki-laki yang mengunakan baju garis hitam putih ini.
Ia pun mengakui kepada majelis hakim bahwa hasil uang penjualan motor akan digunakan untuk biaya nikah.

“Rencananyo pak, motor itu nak aku jual terus duitnyo dipake untuk modal biaya aku nikah,” ucapnya dengan penuh penyesalan.

Korban Sagiman (40) warga Desa F Trikoyo yang hadir sebagai saksi pun membenarkan kepada Silampari Media saat di wawancara. Bahkan ia menceritakan bagaimana kronologi pencurian yang dilakukan oleh pelaku.

“Waktu itu saya boncengan dengan teman ke Masjid mau Shalat Dzuhur. Terus motor saya parkirkan di halaman Masjid. Nah waktu saya lihat pelaku ada duduk diteras Masjid. Dia sempat nanya ke saya apa mau numpang shalat. Saya jawab iya,” kata dia.

Ia melanjutkan, setelah bertemu pelaku dirinya langsung masuk kedalam masjid untuk shalat. Namun tiba-tiba ketika shalat dirinya pun mendengar suara teriakan maling dari luar masjid.

“Setelah shalat, saya keluar masjid dan ternyata melihat motor saya didorong pelaku. Karena ketahuan oleh warga, motor saya ditinggal pelaku dan mau kabur. Tapi warga banyak datang menangkap pelaku,” jelas Sagiman yang menggunakan kemeja cokelat kotak-kotak.

Kepala Kejari Lubuklinggau, Zairida melalui Jaksa Penuntut Umum, M. Dedy Pahlevi menjelaskan akibat perbuatan pelaku, korban hampir kehilangan satu unit sepeda motor mrek Honda Beat warna putih dengan nopol BG 2837 HM. Dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 15.000.000.

“Adapun pelaku nanti akan kita ancam dengan pasal 363 ayat 1 ke 5 KUHP. Dengan ancaman paling lama lima tahun penjara,” tutup dia.

PENULIS : Jofan Saputra
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Penutupan Pelatihan Satpol PP Diguyur Hujan

Mahasiswa Gelar Aksi, Gerbang Kampus Disegel