PASANG- Pemasangan KWH gratis oleh Pemkab Musi Rawas, pada masyarakat yang kurang mampu. Foto Kepala Dinas PU CKTRP Musi Rawas Ristanto Wahyudi.
in

Bantuan KWH Gratis Meningkat

MUSIRAWAS, Silmed.id – Jumlah penerima KWH gratis dari Pemerintah Kabupaten Musi Rawas pada 2019 meningkat. Demikian disampaikan Kepala Dinas PU CKTRP Musi Rawas Ristanto Wahyudi pada siaran pers, Kamis (26/09/2019).

“Ada 11 desa yang mendapatkan KWH gratis pada 2019, tahun lalu hanya lima desa, sekarang jumlahnya menigkat seiring dengan adanya pengajuan dari desa,” kata dia.

Lanjut dia, pada 2018 penerima KWH gratis sebanyak 60 Kepala Keluarga (KK), pada 2019 bertambah menjadi 131 KK.

“Progam pemasangan KWH gratis sebagai wujud perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat kurang mampu, di Kabupaten Musi Rawas, program ini ditujukan kepada masyarakat kurang mampu yang rumahnya belum teraliri listrik PLN,”kata dia lagi.

Diharapkan melalui program ini, selain terjadi peningkatan taraf hidup masyarakat juga terjadi peningkatan angka Rasio Elektrifikasi di Musi Rawas.

Pada 2018 desa yang menerima bantuan pemasangan KWH gratis yakni Desa S Kertosari sebanyak lima rumah, Leban Jaya lima rumah, Lubuk Pauh 10 rumah, Megang Sakti III 10 rumah, E Wonokerto 10 rumah, Tugu Sempurna Sembilan rumah, Air Lesing lima rumah dan Tanah Periuk enam rumah.

Pada 2019, Desa Sukamulya lima rumah, Jamburejo 10 rumah, Kalibening lima rumah,
Tambah asri enam rumah, Karang panggung 35 rumah, L Sidoharjo 10 rumah, Bangun Sari lima rumah, Taba tengah lima rumah, Rantau Alih lima rumah, Surodadi lima rumah, Ngadirejo lima rumah, sekarang masih ada jatah 35 KWH masih menunggu usulan dari desa.

Terpisah, Kades Lubuk Pauh MK Afendi mengatakan, bantuan pemasangan KWH didesanya sangat membantu, pasalnya warga yang mendapatkan yakni masyarakat yang kurang mampu.

“Tidak semua warga mampu untuk memasang KWH, sekarang saja masih ada dua rumah mengunakan satu KWH, karena mareka tidak mampu,”pungkasnya.

PENULIS : Dedi Ariyanto

Pemkab Mura Genjot Pembangunan Infrastruktur Jalan

Dituntut 15 Tahun Karena Cabul, Anak Kandung Mengaku Ayahnya Tidak Salah