in

Bangga, Gugup dan Gemetar Jadi Satu

Profile Putri Sakinah Azelia, Petugas Pembawa Baki  Bendera Paskibraka Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Salah satu rangkaian acara pengibaran bendera Merah Putih yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang paling banyak disorot adalah saat pembawa baki menaiki tangga menuju inspektur upacara.  Moment ini dianggap paling sakral.

Adalah Putri Sakina Azelia, salah satu putri terbaik Kota Lubuklinggau yang dipercaya menjadi pembawa baki bendera merah putih pada upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-74 Kota Lubuklinggau, Sabtu (17/8/2019) lalu mengaku lega setelah melaksanakan tugasnya dengan sempurna.

“Tentu bangga ya, tetapi sebelum itu saat menaiki tangga panggung utama menuju Inspektur Upacara pak walikota, saya sempat gugup dan gemetar. semuanya jadi satu. bagaimana tidak, semua mata sepertinya teruju pada saya. Tapi Alhamdulillah, semuanya sudah selesai,” ujar Putri saat ditemui Silampari Media usai acara.

Siswi Kelas XI IPA di SMA Negeri 1 Kota Lubuklinggau ini merupakan anak tunggal dari pasangan suami istri yaitu Firmansyah dan Robbiyah.

Penggemar bola basket yang lahir pada tahun 2003 silam ini mengaku, saat latihan, ia menggunakan batu sebagai media pemberat dengan tujuan agar tidak merasa pegal saat membawa baki dan selama berlangsungnya acara.

“Pokoknya lega dan senanglah karena tadi sudah menyelesaikan tugas dengan baik,” ungkap Putri.

Untuk diketahui, upacara peringatan HUT RI ke 74 Kota lubuklinggau di gelar  yang digelar di lapangan perbakin Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau itu dengan inspektur upcara yakni Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe.

PENULIS: Rio Rivaldo
EDITOR: Dodi Chandra

Warga Lapas Muara Beliti Ikuti Pemecahan Rekor MURI Tarian Kolosal

Peringati ‘Tujuhbelasan’, Jamal Malah Bikin Sumur Cari Mata Air