in

Bakrie: Kami Bukan Kuda Hitam, Kami Petarung, Ayo Bertarung

MURATARA, Silmed.id – Suhu perpolitikan di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 berangsur memanas. Setiap calon kandidat berusaha memikat hati masyarakat dengan cara masing-masing, tak terkecuali para pendukung dan simpatisan kandidat. Tak sedikit serangan yang cenderung mengarah ke black campaign pun dilancarkan. Desas-desus ‘angin jahat’ inipun tertuju pada Calon Kandidat H. Alfirmansyah. Pria yang dikenal dengan Apek Karim ini diterpa pernyataan kalau kehadirannya hanya sebatas ‘kuda hitam’ dalam kontestasi pemilu lima tahunan itu. Menjawab hal ini, Ketua Tim Pemenangan HA. Bakrie dan Ketua Tim Keluarga Apek Karim (KAK) yakni H Zainuddin Anwar angkat bicara.

H Zainuddin Anwar

“Alfirmansyah Karim adalah pemuda pemberani yang siap tarung. Kami siap mendukung beliau. Maka dari itu, kami nyatakan kami bukan kuda hitam, bukan kambing hitam, bukan ayam hitam. Dan kami tidak pernah punya ‘ilmu’ dan ‘noda’ hitam sekalipun. Kami bukan yang hitam-hitam, kami petarung. Mari bertarung, Allahu Akbar,” teriak HA. Bakrie dihadapan ribuan Tim KAK Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara, Minggu (23/2/2020).

Menurut Bakrie, penyelenggaraan acara untuk kesekiankalinya ini selalu mendapat perhatian dari pihak ‘seberang’. Dan kali ini pun tak lepas dari hal itu. Maka, ia berpesan kepada Tim KAK untuk tidak takut bersosialisasi ke setiap wilayah masing-masing.

“Karena berpolitik ini bukan suatu kejahatan. Jangan takut. Karena negara sudah mengatur semua ini. Semuanya ada aturannya,” ujar Bakrie, Ketua Mantan KPU Musi Rawas dan KPU Provinsi Sumsel ini.

Sementara itu, H. Zainuddin Anwar menghimbau kepada masyarakat Muratara untuk memilah dan memilih pemimpin daerah ini dengan benar, jangan salah pilih.

“Saya meminta kepada keluarga dan masyarakat Muratara mari memilih bupati yang kuat, jangan memilih bupati yang sudah tua. Yang baru satu kali blusukan satu desa, sudah sibuk minta urut,” ujar Zainuddin.

Tak hanya itu, ia menyarankan agar Apek Karim jangan pernah melakukan perbuatan tercela. Terlebih setelah dilantik kemudian menikah. “Dio dakkan sibuk lagi mikir rakyat, dio bepikir dengan keluargo barunyo. Mako dari itu, kami Tim Keluarga minta jangan nak nikah setelah dilantik. kalau nikah lagi, kami Tim yang akan menggugat Apek Karim, setuju Pek?” kata Mantan Pembantu Bupati (Tubup) Musi Rawas menuju kepada Apek Karim yang terlihat senyum-senyum.

Selain itu, ia berpesan agar Tim KAK terus bergerak berjalan hingga Apek Karim dilantik. Tim KAK tidak akan bubar sampai habis masa jabatannya. Tim KAK inilah yang akan mengawal jika Apek Karim tidak menjalankan program sesuai dengan Visi Misinya yakni Muratara MAJU; Mandiri, Aman, Jaya dan Unggul.

“Satu kata pesan terakhir, 2020 ganti pemimpin Muratara,” pungkas Zainuddin Anwar.

PENULIS: Dodi Chandra

Menaker RI Minta Wako Kembangkan SDM

Musim Penghujan, Dua Akses Jalan Rusak Berat