JALAN - Salah satu anjal yang berada di lampu lalu lintas Simpang RCA, Jalan Yos Sudarso Kelurahan Jawa Kanan SS, Lubuklinggau Timur I. Foto Jofan Silmed.
in

Anjal Segera Tertibkan

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Dengan maraknya anak jalanan (Anjal), Pemerintah Lubuklinggau dalam waktu dekat akan melakukan penertiban dibeberapa tempat.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Waliyusman saat ditemui menjelaskan, bahwa penertiban tersebut karena pihaknya sudah mendengar banyak keluhan dari masyarakat.

“Hari ini kami sedang berkoordinasi dengan Polres Lubuklinggau, Dinas Sosial mengenai penertiban anjal ini. Karena masyarakat sebagian sudah mengeluh,” jelas dia kepada wartawan, Selasa (08/10/2019).

Adapun tempatnya, ia hanya menjelaskan dipersimpangan jalan dan lalu lintas.

“Kalau tempat mereka itu tidak bisa dipastikan dimana. Tapi pantauan kami itu dipersimpangan dan lampu lalu lintas jalan,” katanya.

Selain itu, ia juga menjelaskan semakin banyak anjal dapat merusak tatanan keindahan Kota Lubuklinggau.

“Mereka inikan terkadang hari ini kami tangkap. Setelah pembinaan satu minggu di Dinsos, kembali lagi di jalanan. Masalahnya tempat mereka tidak tetap, selalu berpindah tempat,” terang dia.

Dari data yang dimiliki pihaknya, Waliyusman menjelaskan sudah pernah terjaring sebanyak 50 orang. Adapun kependudukannya hanya 50 persen warga asli Lubuklinggau.

“Sudah ada 50 orang data ditempat kami. 50 persen dari mereka itu pendatang seperti warga Curup, Empat Lawang dan Jambi. Usia mereka rata-rata dewasa diatas 15 tahun,” tutur dia.

Namun, apabila saat dirazia ternyata dibawah umur. Ia menjelaskan akan segera dikembalikan kepada orang tuanya.

“Kalau sanksi itu bukan dari pihak kami tetapi Dinsos. Itu pun sifatnya pembinaan. Nah, kalau yang dibawah umur seperti dulu pernah kami jaring ternyata berumur 8 tahun. Orang tua mereka yang kami beritahu dan anak tersebut diserahkan kepada orang tua mereka lagi,” tutupnya.

Saat dipertegas kembali kapan waktunya untuk melakukan penertiban anjal, Waliyusman tersenyum.”Yang jelas itu rahasia, belum bisa kami sampaikan,” cetusnya.

Selain itu, Khoirunnisa (37) warga Kelurahan Dempo, Kecamatan Lubuklinggau Timur I menyambut baik niat pemerintah jika ingin melakukan penertiban anjal.

“Kalau kemarinkan pemkot sudah melakukan penertiban PKL di Pasar. Kalau ini juga anjal, tentu kami sangat mendukung. Kenapa tidak dari dulu dilakukan penertiban,” ungkap dia.

Ia juga berharap dengan dilakukannya penertiban, tatanan kota Lubuklinggau bisa lebih baik lagi.

“Setelah penertiban ini, kami harapkan anjal tidak marak lagi ada dimana-mana. Di pasar juga bisa lebih rapi lagi tidak semrawut,” harapnya diakhir pembicaraan.

PENULIS : Jofan Saputra
EDITOR   : Dedi Ariyanto

Mulai 1 Oktober, Pemkot Berikan Berobat Gratis, Begini Caranya

IKMB dan Mayor Zainubi Mengambil Formulir di Golkar