Amri Sudaryono, Anggota DPRD Muratara dari Fraksi Demokrat
in

Amri: Penghuni Lapas Narkoba Mayoritas Diisi Warga Muratara

MURATARA, Silmed.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) prihatin akan kondisi penyalahgunaan narkoba di Bumi Beselang Serundingan ini yang terlihat sudah sangat mengkhawatirkan. Salah satu indikasinya adalah banyaknya penghuni Lembaga Pemasyarakatan Muara Beliti yang diisi mayoritas warga kabupaten ini. Demikian disampaikan Amri Sudaryono Anggota DPRD Muratara kepada sejumlah media, Senin (13/1/2020).

“Fakta yang terjadi saat ini, mayoritas penghuni Lapas Narkoba (Lapas Muara Beliti) diisi dari Muratara. Saya tidak tau angka pastinya, tapi silakan dicek. Dari tiga kabupaten/kota di Bumi Silampari ini kondisi Muratara terlihat paling mengkhawatirkan. Tentu hal ini perlu perhatian nyata dari pemerintah,” ujar Politisi dari Partai Demokrat ini.

Amri menambahkan, ada tiga komponen yang saat ini harus segera ‘action‘ untuk melakukan upaya preventif yakni Ulama, Dinas Kesehatan dan para Ahli Hukum. Ulama sangat berperan penting untuk melakukan upaya ‘penyadaran’ kepada warga Muratara yang terindikasi menjadi korban penyalahgunaan narkoba dari sisi agama. Yang kedua adalah peran jajaran Dinas Kesehatan yang harus segera turun untuk melakukan sosialisasi bahaya narkoba dari sisi dampak kesehatan. Lalu kemudian adalah komponen ahli hukum yang turun untuk menjelaskan akibat hukum yang diterima para penyalahguna narkoba.

“Kesemua komponen harus dirangkul dan diajak bekerja bersama-sama. Eksekutif dapat memberikan insentif kepada mereka, tiga komponen ini. Dan DPRD mempunyai peran dengan hak budgeting-nya yakni terkait anggaran,” jelas Amri Sudaryono.

Saat ini, lanjut Amri, pemerintah baru melakukan sejumlah upaya dalam rangka pencegahan. Namun kesemua itu masih dirasa belum efektif dan mengena langsung ke masyarakat. Dengan pergerakan tiga komponen ini dilakukan secara terus menerus, dirinya yakni akan menibulkan dampak positif yakni dapat meminimalisir peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Kalo cuma spanduk himbauan atau merek-merk yang isinya ajakan menjauhi narkoba, saya rasa masih belum maksimal. Lakukan upaya preventif tiga komponen ini, insyaallah dapat meminimalisir peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” imbuh Amri.

Disinggung mengenai adanya rencana kegiatan test urine bagi para Tenaga Kerja Sukarela (TKS) dan honorer lainnya yang memungut dana dari para peserta itu, ia tidak mau berkomentar.

No Comment-lah, ini tahun politik,” tandas Amri.

PENULIS: Dodi Chandra 

Karang Taruna Sumber Agung dan Taba Baru Gelar Knowledge Sharing

Bupati himbau OPD dan Kecamatan Aktif Menginformasikan Kegiatan Melalui Website dan Media Sosial