Petugas Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kota Lubuklinggau, saat berusaha memadamkan titik-titik api yang membakar lahan di Perumnas Lestari Kelurahan Taba Lestari, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Selasa (3/9/2019). Foto : Ist
in

Akibat Puntung Rokok, Satu Hektar Lahan Hangus Dilahap Api

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – Kebakaran lahan lagi-lagi terjadi di wilayah Kota Lubuklinggau. Kali ini terjadi di Perumnas Lestari Kelurahan Taba Lestari, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Selasa (3/9/2019). Kejadian terjadi sekira pukul 16.20 WIB. Kejadian kali ini menyantroni lahan kebun milik Samiun yang juga merupakan warga lingkungan sekitar.

Petugas Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kota Lubuklinggau, segera menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran pos timur, sesaat setelah mendapatkan telepon darurat dari masyarakat.

“Petugas tiba sekira pukul 16.43 WIB dan segera melakukan pemadaman. Sekitaar pukul 17.00 WIB petugas berhasil memadamkan titik api dan melakukan pendinginan. Pukul 17.45 WIB petugas yang piket sudah kembali ke posnya kembali karena api telah disterilisasi,” ujar Kepala DPKPB Luthfi Ishak, melalui Kepala Seksi Operasional, Mahali.

Dalam kejadian tersebut, meskipun tidak ada korban jiwa, namun diperkirakan lebih kurang satu hektar lahan perkebunan mengalami kebakaran. Dugaan awal penyebab kebakaran adalah puntung rokok yang dibuang sembarangan, sehingga bara api menyambar rumput kering dan api semakin membesar.

“Penyebab kebakaran lahan berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pengguna jalan yang melewati daerah tersebut,” ungkapnya.

Mahali kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk ikut peduli dan bertanggungjawab terhadap keamanan lingkungan, terutama dari kebakaran lahan di musim kemarau ini.

“Kami tak henti-hentinya mengingatkan untuk sama-sama bertanggung jawab menjaga lingkungan kita dari kebakaran lahan, jangan sampai karena kelalaian kita menyebabkan kerugian yang besar bahkan hingga korban jiwa,” pungkas Mahali.

PENULIS : Bayu Pratama Sembiring
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Tengkuwin, Hiburan Legenda yang Masih Dipertahankan

Dua Tahun Tak Tersentuh, Buruh Pencuri Sepeda Motor Akhirnya Tertangkap