AKBP Himawan Bagus dilantik oleh Kepala BNN Provinsi Sumatera Selatan, Brigjend Pol Jhon Turman Pandjaitan, Jum'at (30/08/2019) sebagai Kepala BNN Kota Lubuklinggau. Foto : Ist
in

AKBP Himawan Bagus Riyadi Jabat Kepala BNN Kota Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – AKBP Himawan Bagus Riyadi resmi menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lubuklinggau setelah dirinya dilantik oleh Kepala BNN Provinsi Sumatera Selatan, Brigjen Pol Jhon Turman Pandjaitan, Jum’at (30/08/2019).

Himawan Bagus Riyadhi menggantikan Kepala BNN Kota Lubuklinggau sebelumnya, yakni AKBP Edi Nugroho yang kemudian disambung oleh Plt Apandi.

AKBP Himawan Bagus saat diwawancara secara esklusif oleh Silampari Media menyampaikan hal pertama yang akan dilakukannya pada hari pertama berdinas sebagai Kepala BNN yang baru adalah konsolidasi dengan seluruh pegawai.

“Untuk awal nanti, yang jelas mau konsolidasi dulu ke dalam (intern,red),” katanya.

Selanjutnya, dirinya secepat mungkin akan berkoordinasi dengan stakeholder baik itu di Kota Lubuklinggau maupun Kabupaten Musi Rawas Utara yang masuk ke dalam wilayah BNN Kota Lubuklinggau.

“Setelah konsolidasi ke dalam, selanjutnya saya akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait pelaksanaan P4GN,” tegasnya.

AKBP Himawan Bagus menandatangani berita acara pelantikan dirinya sebagai Kepala BNN Kota Lubuklinggau, Jum’at (30/8/2019). Foto : ist

AKBP Himawan Bagus menyampaikan, sesuai dengan arahan dari Kepala BNN Provinsi Sumatera Selatan, Brigjen Pol Jhon Turman Pandjaitan, saat acara pelantikan pejabat esselon IIIa dan IVa.

“Sesuai dengan arahan Kepala BNNP agar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan optimal, membangun kerjasama dan kemitraan dengan instansi terkait agar tugas yang diemban terutama program P4GN dapat berjalan dengan lebih baik dan optimal,” jelasnya.

AKBP Himawan Bagus sedikit menjelas program kegiatan P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan perilaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, serta masyarakat juga ikut andil dalam pencegahan perilaku penyalahgunaan narkoba tersebut.

“Saya yakin sudah paham bukan tugas BNN saja, bukan tugas kepolisian saja, payung hukum kita sudah jelas, yaitu undang-undang nomor 35 tahun 2009, di situ ada peran masyarakat, bunyi hak dan kewajiban masyarakat, apa-apa yang harus dilakukan oleh masyarakat,” terangnya.

Sementara itu Plt BNN Kota Lubuklinggau, Apandi menyampaikan bahwa kepala yang baru dilantik, akan aktif berdinas mulai hari Senin (2/9/2019).

“Beliau dilantik oleh Kepala BNN Sumsel di Palembang. Harapan kami beliau akan mampu membawa BNN menjadi mitra masyarakat dan perpanjangan negara di Kota Lubuklinggau untuk terus menegakkan supremasi hukum terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” ungkap Apandi.

Apandi kembali ke jabatannya semula yakni sebagai Kasubbag Umum.

“Kami akan selalu back-up beliau, apapun program-program beliau nantinya tentu akan semaksimal mungkin kita bantu wujudkan,” pungkasnya.

PENULIS : Aulia Azan Siddiq/Bayu Pratama Sembiring

PKK Sumsel Apresiasi Inovasi Lima Salam Posyandu

Sambut 1 Muharam 1441 H, Sumber Agung Adakan Sedekah Bumi