in

ABPEDNAS Minta Usut Otak Pelaku Pembacokan Ketua BPD Tri Anggun Jaya

MUSIRAWAS,Silmed.id – Terkait aksi pembacokan terhadap Ketua BPD Tri Anggun Jaya Kecamatan Muara Lakitan, ABPEDNAS Sumatera Selatan mendesak aparat penegak hukum mengusut otak pelaku.

“Saya sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa Ketua BPD Tri Anggun Jaya, karena kejadian tersebut nyaris merengut nyawanya. Padahal dia sedang menjalan tugas sebagai pengawasan terhadap pembangunan di desa, namun dihadapkan dengan preman,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional.
(ABPEDNAS) Provinsi Sumsel,
Junaidi kepada Silampari Media, Kamis (30/04/2020).

Menurut dia, dalam pembangunan desa, Pemerintah Desa (Pemdes) dapat berkoordinasi dengan Pendamping Lokal Desa (PLD), Kasi PMD Kecamatan dan Kasi Pembangunan. Bukan berkoordinasi dengan preman sehingga mencelakai BPD.

“Saya minta diusut sampai tuntas, pelaku penganiayaan dan otak pelaku,” paparnya.

Sebagai wadah BPD, pihaknya sudah menerima kuasa pendampingan, nanti bagian hukum akan menindaklanjuti.

“Dalam kasus pembacokan Ketua BPD Tri Anggun Jaya, saya menduga ada kaitanya dengan kepala kesa. Mengingat Selama ini BPD Tri Anggun Jaya belum pernah ada masalah dengan preman yang membacok Ketua BPD,” ungkapnya.

Dikatakannya, untuk pembangunan desa
tidak ada Juknis dan peraturan serta regulasinya yang mengatur untuk memakai jasa preman membangun desa.

PENULIS : Dedi Ariyanto

Yuk Buka Puasa di Daily Dose, Makan Enak Harga Bersahabat

Pemkot Akan Batasi Aktivitas di Pasar