Pemasangan Stiker penerima Bansos diwilayah Kecamatan STL Ulu Terawas.
in

285 Penerima PKH Mengundurkan Diri

MUSIRAWAS,Silmed.id – Dikarenakan kesadaran sendiri dan merasa malu ditempel stiker penerima Bantuan Sosial (Bansos), sebanyak 285 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) mengundurkan diri.

“Sejak Januari hingga Oktober sudah 285 KPM mengundurkan diri sebagai penerima bansos. Di Musi Rawas ada 16.840 KPM yang tersebar di 14 kecamatan,” kata Kepala Dinsos Kabupaten Mura, Agus Susanto melalui Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial, Evan Saipani kepada Silampari Media, Selasa (22/10/2019) di ruang kerjanya.

Dikatakannya, pengunduran diri tersebut maka secara otomatis data sebagai penerima bantuan PKH dihapus.

“Bila mengundurkan diri, maka data mereka dihapus oleh Kementerian Sosial dan tidak bisa dialihkan ke yang lain,” terangnya.

Menurutnya banyak faktor yang melatarbelakanginya, mulai dari habis kompenen yang menjadi dasar penyaluran bantuan, kesadaran diri sendiri dan mayoritas karena malu adanya program penempelan stiker.

“Banyak yang malu setelah ada program ditempel stiker sebagai keluarga miskin dan merasa tidak sesuai dengan keadaannya,” bebernya.

Mengenai untuk realisasi bantuan PKH di tahun ini sendiri, diakuinya tinggal tahap 4 yang masih dalam proses dan kemungkinan bulan ini bisa dicairkan.

“Kalau tahap 4 jumlah bantuannya bervariasi yakni paling kecil Rp175 ribu dan terbesar disesuaikan dengan jumlah kompenen terdiri dari kesehatan, pendidikan, lansia dan disabilitas,” ungkapnya.

PENULIS : Dedi Ariyanto

Kalah Pemilihan BPD, Tiga Warga Bersimbah Darah

Dispertanikan Salurkan 20 Ribu Bibit Ikan Patin