FOTO BERSAMA - Semua panitia dan tim operasi bibir sumbing melakukan foto bersama sebelum operasi.
in

22 Penderita Bibir Sumbing Operasi Gratis di RS Ar Bunda

Kerjasama Polres Lubuklinggau dan RS AR Bunda

LUBUKLINGGAU, Silmed.id – 22 pasien penderita bibir sumbing, hari ini Jumat (4/10/2019) melakukan operasi gratis di Rumah Sakit (Rs) Ar Bunda Lubuklinggau. Program tersebut merupakan bentuk kerjasama yang dilakukan Rs Ar Bunda, Polres Lubuklinggau serta Pemkot Lubuklinggau.

Turut hadir dalam acara tersebut, Direktur Rs Ar Bunda, dr. Sarah Ainar Rachman, wakil direktur Rs Ar Bunda, dr. Ibrahim dan Angga Saputra, Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono, Asissten I Pemkot Lubuklinggau, Dian Candera, Sekretaris Dinkes Lubuklinggau, Deasy Novia.

Kapolres Lubuklinggau, AKPB Dwi Hartono mengatakan bahwa kegiatan operasi bibir sumbing ini sudah kali kedua ia lakukan. Adapun motivasi acara tersebut hanya berharap pahala dari sang maha pencipta.

“Kegiatan ini sebenarnya sudah pernah saya lakukan di Kota Pagaralam. Memang kemarin RS dan Pemkot mengajak kerjasama melakukan operasi bibir sumbing. Motivasi kami tidak ada, hanya mengharapkan pahala dari Allah SWT,” terang dia.

Ia menambahkan, dalam mencari pasien pihaknya sedikit terkendala dari keinginan pasien sendiri untuk berobat.

“Ada beberapa pasien tidak bisa hadir karena keterbatasan jarak mereka yang jauh. Ada juga memang keluarga dari pasien malu untuk memberitahu kepada kami,” lanjut dia.

Sementara itu, Direktur Rs Ar Bunda, dr Sarah Ainar Rachman mengatakan sebanyak 9 orang tenaga ahli yang akan melaksanakan operasi bibir sumbing.

“Iya nanti ada 1 dokter bedah plastik dan 6 orang timnya dari Kota Palembang. Sedangkan dari kami Ar Bunda ada 2 dokter,” terang Sarah.

Saat ditanya apakah ada sedikit kesulitan dalam melakukan operasi bibir sumbing. Ia menjawab tenaga yang menangani pasien adalah tenaga yang ahli dan profesional.

“Dari 22 pasien ini hampir seluruhnya dibawah usia 15 Tahun. Hanya ada 4 orang diatas 16 tahun. Kegiatan ini kita lakukan selama 2 hari, artinya 1 hari itu 10 pasien lebih. Kalau kesulitan itu pasti ada, tetapi karena ini sudah menjadi pekerja sehari-hari dokter itu sendiri. Insya Allah bisa dilakukan,” jelas dia.

Maka itu, Sarah menyampaikan pesan untuk pasien supaya berpuasa dulu sebelum operasi.

“Kalau persiapan operasi, kami pesan kepada pasien dan juga keluarganya untuk melakukan puasa minimal 6 jam sebelum operasi. Jangan sampai nanti puasanya kurang sehingga operasi bisa batal. Kan sayang, karena program ini kedepannya belum tahu seperti apa,” pesan dia.

Setelah operasi juga, dirinya menambahkan pasien akan disuruh untuk check up kembali.

“Nanti mereka setelah operasi, bisa check up dan ditangani dokter bedah yang ada di Ar Bunda,” tuturnya.

Selain itu, Assisten 1 bidang pemerintah, Dian Candra berterima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat. Melalui kegiatan ini, menurutnya pelayanan kesehatan akan terus meningkat lebih baik.

“Kami tentunya ucapkan terimakasih kasih kepada kapolres dan Rs Ar Bunda, kami juga berharap Rs yang lain juga bisa melaksanakan kegiatan seperti ini. Kita juga bersyukur, karena pelayanan kesehatan lubuklinggau kita bisa tingkatkan lagi,” tutupnya.

PENULIS : Jofan Saputra
EDITOR : Dodi Chandra

Simak Penjelasan Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono & Orang Tua Pasien  

Viral… Lihat Video Aksi Pecah Kaca di Masjid At Taqwim Tugumulyo Terekam CCTV

Sebelum Meninggal, Ely Heriana Punya Pesan Cinta Kepada Suami