in

2020, Jumlah Dana Desa Meningkat

MUSIRAWAS,Silmed.id – Jumlah Dana Desa (DD) pada 2020 di Kabupaten Musi Rawas meningkat, sesuai dengan pagu anggaran setiap desa dapat menerima DD Rp1,53 miliar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Musi Rawas Ahmadi Zulkarnain melalui Kasi Fasilitasi Perencanaan dan Evaluasi Pengelolaan Keuangan Desa, Irvan Fauzi didampingi Kasi Pengembangan Pengelolaan Keuangan Desa, Riko Predian mengatakan
besaran pagu DD tahun 2020 sebesar Rp191,376,714 atau naik Rp248.102.000 dari tahun 2019 sebesar Rp191,128,612. Dimana, untuk trendah kurang lebih Rp796,4 juta dan tertinggi Rp1,53 miliar.

“Kenaikan ini diperuntukkan untuk Desa yang mendapatkan alokasi kinerja sesuai dengan dari Direktorat Jendral Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI Alokasi Afirmasi,”jelasnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, setidaknya ada 19 Desa yang mendapatkan alokasi kinerja dengan besaran Rp144.096.000 yang diperuntukkan pembangunan setiap Desa diantaranya, Kecamatan Muara Kelingi enam Desa terdiri dari, Lubuk Tua, Lubuk Muda, Tanjung Lama, Bingin Jungut, Karya Sakti dan Sukamenang. Kemudian, Kecamatan Muara Lakitan empat Desa terdiri dari Desa Semangus Lama, Pian Raya, Prabumulih I dan Anyar.

“Disamping itu Dua Desa Kecamatan TPK yakni Kebur Jaya dan Muara Kati Baru II. Termasuk, Desa Ngestiboga II Kecamatan Jayaloka, Desa Satan Indah Jaya Kecamatan Beliti, Desa Dharma sakti Kecamatan Tuah Negeri dan dua Desa Kecamatan Sumber Harta Jambu Rejo dan Suka Mulya,”bebernya.

Selain itu, ada juga Desa yang menerima Alokasi Afirmasi yakni untuk Desa tertinggal dengan jumlah penduduk miskin yang masih tinggi sesuai data Kemensos.

Dimana, ada 10 Desa mendapatkan alokasi tersebut yakni 4 Desa Kecamatan BTS Ulu yakni Kembang Tanjung, Pangkalan Tarum Lama, Lubuk Pauh dan Sembatu Jaya, dua Desa Kecamatan Lakitan yakni Bumi Makmur dan Harapan Makmur.

Termasuk Desa Pulau Panggung Kecamatan Muara Kelingi, Taba Remanik dan Taba Gindo Kecamatan Selangit serta Desa Kebur Kecamatan TPK.

“Kalau alokasi afirmasi sebesar Rp181.634.000 yang digunakan untuk kegiatan penanggulangan kemiskinan seperti membangun prasarana pelatihan usaha dan keahlian kerja bagi warga miskin serta membangun prasarana produksi bersama untuk produk dan komoditas unggulan Desa,”paparnya.

Terlepas dari itu, secara umum penggunaan DD tahun 2020 mengacu pada Permendes Nomor 11 tahun 2019 diantaranya meningkatkan pelayanan publik di Desa, mengentaskan kemiskinan, memajukan perekonomian Desa serta kesenjangan pembangunan antar Desa.

“Kalau untuk pembagian kucuran DD ke Desa kami masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang saat ini masih dibahas,”pungkasnya.

PENULIS : Dedi Ariyanto

Menu Terbaru Ikan Nila Bakar Ala Dapoer Omahan

64 Pejabat Pengawas, Administrator dan Kepsek Dilantik