Desa Nglanggeran yang dinobatkan sebagai desa wisata terbaik ASEAN tahun 2016 juga menjadi destinasi wisatawan saat berkunjung ke Gunungkidul, Daerah Istemewa Yogyakarta. Foto tidak terkait berita
in

17 Desa di Musi Rawas Ditetapkan Jadi Desa Wisata

MUSI RAWAS, Silmed.id – Sebanyak 17 desa di Musi Rawas, akan dijadikan desa wisata oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Musi Rawas.

“Ada 17 desa yang dijadikan desa wisata, ke 17 desa tersebut memiliki potensi pariwisata seperti wisata religi, wisata budaya, wisata kuliner,” jelas Kabid Kebudayaan Disbudpar Musi Rawas Hamam Santoso kepada Silampari Media, Kamis (29/8/2019).

Menurut dia, seperti Desa Lubuk Pauh Kecamatan BTS Ulu, disana terdapat candi zaman Budha.

“Candi disana belum bisa dieksplor, karena mitos yang berkembang disana, sehingga masyarakat belum berani,” ungkapnya.

Candi di Kecamatan BTS Ulu sambung Hamam, hampir sama seperti Candi di Desa Pagar Ayu Kabupaten Pali. Lebar Candi sekitar satu hektar.

“Nanti ada tim khusus dari Balai Arkeologi, yang akan mengali Candi tersebut,”ujarnya.

Lanjut dia, selain wisata budaya, ada juga wisata hutan adat, kawah lumpur, kuliner Burung Punai di Desa Karya Sakti Kecamatan Muara Kelingi.

“Nanti kita sinkronkan dengan paket wisata nasional dan internasional, kita punya link kesana. Jadi jika travel wisata maka akan ditawarkan wisata ke Musi Rawas,”pungkasnya.

PENULIS : Dedi Ariyanto
EDITOR : Aulia Azan Siddiq

Sempat Hendak Roboh, Papan Reklame Penunjuk Jalan Objek Wisata Air Terjun Temam Kembali Kokoh

Sulaiman Kohar : Tunggu Pak Wali Pulang Kita Audiensi Lagi