in

15 Tapping Box Terpasang di Musi Rawas

MUSIRAWAS,Silmed.id — Sebanyak 15 rumah makan di Muara Beliti dan Tugumulyo, dipasangi alat perekam transaksi tapping box. Hal itu mendukung transparasi pembayaran pajak oleh wajib pajak (WP) yang berasal dari usaha ruman. Demikian disampaikan Prewan Novio, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Musi Rawas, Selasa ( 19/11/2019).

“Tahun ini, kita ditargetkan 25 usaha dipasang tapping box, 15 sudah terpasang dengan rincian enam di wilayah Tugumulyo dan sembilan di Desa Muara Beliti Baru Kecamatan Muara Beliti,” jelas mantan Camat Muara Lakitan ini kepada Silampari Media.

Lanjut dia, pada 2020 pihaknya menargetkan 50 tapping box terpasang, tentu fungsinya untuk mencatat atau menangkap semua transaksi yang kemudian tercetak oleh printer point of sales.

Sebagai permulaan sambung dia, alat ini sudah dipasang di 15 tempat berbeda, meliputi enam di restoran di Kecamatan Tugumulyo dan sembilan di Kecamatan Muara Beliti.

“Dengan alat ini dipastikan tidak akan ada kebocoran transaksi wajib pajak, selain itu restoran tidak akan dibebani biaya apa pun dalam sistem ini,”ujarnya.

Menurutnya, restoran merupakan sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang siginifikan. Dia pun berharap, PAD Musi Rawas akan terus meningkat dari sektor tersebut.

“Saat petugas kami memasang tapping box, ada beberapa pemilik restoran menolak, namun setelah kami berikan penjelasan maka pemilik restoran dapat mengerti dan menerima,”pungkasnya.

PENULIS : Dedi Ariyanto

Baru 300 Pelamar Mengikuti CPNS Lubuklinggau, Guru Paling Banyak

Malam Tahun Baru Lebih Ceria Bersama Hotel Dafam Linggau, Yuk Reservasi Dari Sekarang